Bulu Bubuk Merah
Calliandra haematocephala
Haematocephala
Tentang tanaman ini
Calliandra haematocephala, yang biasa dikenal sebagai Bulu Bubuk Merah, adalah semak tropis yang dikagumi karena kumpulan bunga merah cerah yang berbulu seperti bubuk bedak. Memiliki daun seperti pakis dan bentuk semak yang rimbun, menjadikannya populer di taman dan sebagai tanaman hias. Bunganya menarik burung kolibri dan kupu-kupu, menambah kehidupan di ruang luar.
Taksonomi
- Genus
- Calliandra
- Famili
- Fabaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Fabales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Bolivia, Brasil
- Persebaran
- Asli dari Bolivia dan Brasil, kini dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia sebagai tanaman hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18–28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim pertumbuhan, biarkan lapisan atas tanah setebal satu inci mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin saat tanaman kurang aktif.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan pada musim semi dan musim panas untuk mendorong pertumbuhan sehat dan pembungaan. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun berlebihan sehingga mengorbankan bunga.
Calliandra haematocephala adalah semak yang cukup tangguh yang menyukai tempat yang cerah dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mentolerir kekeringan ringan tetapi tumbuh terbaik dengan penyiraman teratur. Waspadai penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan masalah akar. Perlu pemangkasan sesekali untuk menjaga bentuk dan merangsang berbunga.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim gugur
Bunga merah cerah yang berbulu menyerupai bubuk bedak; dedaunan halus seperti pakis; bentuk semak membulat.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman untuk rumah dengan anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Calliandra haematocephala dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sari dan kontak kulit dengan getahnya. Orang yang memiliki alergi tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari kontak langsung dengan getah. Menggunakan sarung tangan saat memangkas dapat membantu mengurangi paparan.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan dan masalah hama sesekali seperti kutu daun atau serangga sisik. Kekurangan sinar matahari dapat mengurangi pembungaan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga dan daunnya yang menarik. Juga digunakan untuk menarik penyerbuk seperti burung kolibri dan kupu-kupu.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap 2–3 tahun. Sensitif terhadap embun beku, jadi lindungi atau bawa ke dalam ruangan di iklim dingin.