Begonia Rex
Begonia rex-cultorum
Rex-Cultorum
Tentang tanaman ini
Begonia rex-cultorum, yang dikenal sebagai Begonia Rex, dihargai karena daun-daunnya yang mencolok dan berwarna-warni dengan pola dan tekstur yang rumit. Tanaman ini terutama dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang menarik, bukan bunganya. Daunnya dapat menampilkan warna hijau, perak, merah, ungu, dan merah muda, sering dengan urat daun yang kontras. Ini adalah pilihan populer untuk menambah warna cerah di dalam ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Begonia
- Famili
- Begoniaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Cucurbitales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- India, Myanmar
- Persebaran
- Dibudidayakan secara luas di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan; berasal dari wilayah India dan Myanmar.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur, Menghadap timur laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 4–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-11
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik dan kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Hindari genangan air di tanah untuk mencegah akar membusuk. Gunakan air suhu ruangan dan usahakan menyiram langsung ke tanah, bukan ke daun.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 2-4 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Begonia rex-cultorum adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya tidak langsung dan kelembapan tinggi. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Penyemprotan rutin membantu menjaga kelembapan. Tanaman ini dapat terserang hama seperti tungau laba-laba jika kondisi terlalu kering.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun yang mencolok, berwarna-warni, dan berpola dengan berbagai warna dan tekstur; bunga kecil yang tidak mencolok.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Sedikit beracun jika tertelan; dapat menyebabkan gangguan perut. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari tertelan secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Begonia rex-cultorum dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau reaksi alergi pada individu yang sensitif akibat getahnya. Orang yang rentan terhadap alergi tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan. Pemicu utama adalah kontak kulit dengan getah tanaman yang dapat menyebabkan kemerahan atau gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari menyentuh getah dan cuci tangan setelah menangani tanaman ini.
Masalah umum
Masalah umum meliputi bercak daun akibat terlalu banyak air pada daun, akar membusuk karena penyiraman berlebihan, dan serangan hama seperti tungau laba-laba serta kutu putih. Kelembapan rendah dapat menyebabkan tepi daun menguning dan mengering.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang menarik. Kadang-kadang digunakan di bedengan taman yang teduh di iklim yang sesuai.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau rusak untuk mendorong pertumbuhan sehat. Ganti pot setiap 1-2 tahun dengan tanah baru untuk menjaga kesegaran tanaman. Hindari sinar matahari langsung yang dapat membakar daun. Sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak.