Balantium antarcticum
Balantium antarcticum
Antarcticum
Tentang tanaman ini
Balantium antarcticum adalah tanaman yang tumbuh lambat dan dikenal karena ketahanannya di iklim yang lebih dingin. Daunnya tebal dan berdaging yang menyimpan air, sehingga tahan terhadap kekeringan. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman hias karena penampilannya yang unik dan kemampuannya tumbuh di lingkungan yang kurang bersahabat.
Taksonomi
- Genus
- Balantium
- Famili
- Balantiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Balantiales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Cile, Argentina
- Persebaran
- Asli dari wilayah selatan Amerika Selatan, terutama di zona beriklim sedang yang lebih dingin.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah berpasir atau berlempung dengan drainase baik
Penyiraman. Sirami secara menyeluruh tetapi jarang, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman pada bulan-bulan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang diencerkan pada Balantium antarcticum setiap 2-3 bulan sekali selama musim pertumbuhan. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak tanaman.
Balantium antarcticum adalah tanaman yang tahan banting yang menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan penyiraman sedang. Tanaman ini dapat mentolerir kondisi kering tetapi tidak suka disiram berlebihan. Pertumbuhannya lambat dan memerlukan perawatan minimal setelah tumbuh dengan baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun tebal dan berdaging dengan warna hijau kebiruan; bentuk kompak dan rimbun.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk diletakkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Tidak ada
- Pemicu alergi
- Tidak diketahui
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Balantium antarcticum tidak diketahui menyebabkan alergi atau iritasi kulit, sehingga aman untuk kebanyakan orang saat menangani. Namun, jika Anda memiliki kulit sensitif, sebaiknya cuci tangan setelah menyentuh tanaman apapun.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Drainase yang buruk atau terlalu banyak naungan dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Waspadai hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba terutama di dalam ruangan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias sukulen untuk taman dan dekorasi dalam ruangan. Ketahanannya terhadap kekeringan membuatnya cocok untuk xeriscaping.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau rusak untuk mendorong pertumbuhan yang sehat. Repot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi akar. Hindari angin dingin dan paparan embun beku.