Bunga ungu Cina
Asystasia gangetica
Major
Tentang tanaman ini
Asystasia gangetica, yang dikenal sebagai bunga ungu Cina, adalah tanaman penutup tanah atau tanaman merambat yang tumbuh cepat dengan bunga ungu atau violet yang menarik. Tanaman ini menyebar cepat untuk menutupi tanah, membantu mencegah erosi dan menekan gulma. Sering digunakan di taman, lereng, atau sebagai tanaman gantung. Tanaman ini dihargai karena pertumbuhannya yang kuat dan bunga yang berwarna-warni.
Taksonomi
- Genus
- Asystasia
- Famili
- Acanthaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Lamiales
- Jenis tanaman
- Tanaman merambat
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- India, Asia Tenggara
- Persebaran
- Tumbuh luas di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk beberapa bagian Afrika, Asia, Australia, dan Amerika Serikat bagian selatan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18–30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 6.0–7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim pertumbuhan tetapi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada musim semi dan pertengahan musim panas untuk mendukung pertumbuhan sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun berlebihan dengan bunga yang lebih sedikit.
Asystasia gangetica adalah penutup tanah yang tangguh dan tumbuh cepat yang berkembang baik di tempat yang terkena sinar matahari. Tahan terhadap kekeringan setelah tumbuh kuat dan membutuhkan perawatan minimal. Waspadai penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk yang dapat menyebabkan masalah akar.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim gugur
Bunga berbentuk terompet berwarna ungu hingga violet dan dedaunan hijau rimbun yang merambat membuatnya menarik sebagai penutup tanah atau tanaman gantung.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Berpotensi invasif
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Aman ditanam di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit, Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Asystasia gangetica dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang yang sensitif. Serbuk sarinya bukan alergen umum, sehingga kebanyakan orang tidak akan mengalami reaksi alergi. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan getah dan cuci kulit jika terjadi kontak.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Dalam cahaya rendah, pertumbuhan bisa melambat dan tanaman menjadi kurus. Kadang-kadang, hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba dapat muncul.
Kegunaan
Digunakan sebagai penutup tanah untuk mencegah erosi tanah, untuk tampilan merambat yang dekoratif, dan dalam keranjang gantung karena bunga dan daunnya yang menarik.
Catatan
Pangkas secara teratur untuk mengendalikan penyebaran dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Tanaman ini bisa menjadi invasif di beberapa daerah, jadi periksa pedoman lokal sebelum menanam. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap tahun jika ditanam dalam wadah.