Pakis Dimorfik
Asplenium dimorphum
Dimorphum
Tentang tanaman ini
Asplenium dimorphum, dikenal sebagai Pakis Dimorfik, adalah spesies pakis yang menonjol dengan dua jenis daun yang berbeda—beberapa steril dan beberapa subur. Daunnya yang halus dan hijau menambah nuansa tropis yang rimbun pada ruang dalam ruangan atau taman yang teduh. Pakis ini dihargai karena kemampuannya menyaring udara dan tumbuh baik dalam kondisi cahaya rendah.
Taksonomi
- Genus
- Asplenium
- Famili
- Aspleniaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Polypodiopsida (pakis)
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Jepang, Korea
- Persebaran
- Asli dari sebagian wilayah Asia Timur, termasuk Jepang dan Korea, dan dibudidayakan di daerah beriklim sedang di seluruh dunia sebagai pakis hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur, Menghadap timur laut, Menghadap barat laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah organik kaya dan berdrainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Tingkatkan kelembapan dengan menyemprot daun atau menggunakan nampan kelembapan.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Asplenium dimorphum adalah pakis yang menyukai cahaya tidak langsung dan tanah yang lembap. Tanaman ini membutuhkan penyiraman rutin agar tanah tetap lembap tetapi tidak becek. Tanaman ini bisa sensitif terhadap udara kering dan sinar matahari langsung yang berlebihan, jadi tempatkan di lokasi teduh dengan kelembapan yang baik. Perawatan sedang, terutama meliputi penyiraman dan penyemprotan sesekali.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun dimorfik yang khas dengan warna hijau rimbun, menciptakan tampilan dedaunan yang bertekstur dan menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk diletakkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Tidak diketahui
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Asplenium dimorphum umumnya aman dan tidak mungkin menyebabkan alergi. Orang yang sensitif terhadap spora pakis mungkin mengalami reaksi ringan, tetapi ini jarang terjadi. Untuk mengurangi paparan, letakkan tanaman di area yang berventilasi baik dan hindari mengganggu spora.
Masalah umum
Jika terlalu banyak disiram, akar bisa membusuk; kekurangan air dapat menyebabkan daun mengering. Kelembapan rendah dapat menyebabkan ujung daun menjadi coklat. Hama jarang terjadi tetapi waspadai serangan kutu sisik atau tungau.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang menarik dan kemampuannya menyaring udara.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau menguning untuk menjaga kesehatan tanaman. Ganti pot setiap 2-3 tahun dengan tanah baru yang memiliki drainase baik. Sensitif terhadap sinar matahari langsung yang dapat membakar daun.