Pakis Limpa Hitam
Asplenium adiantum-nigrum
Adiantum-nigrum
Tentang tanaman ini
Asplenium adiantum-nigrum, yang dikenal sebagai Pakis Limpa Hitam, adalah pakis kecil dengan daun halus berwarna hijau tua yang tampak seperti renda. Tanaman ini dihargai karena daunnya yang elegan dan sering digunakan sebagai tanaman hias di dalam ruangan atau di area taman yang teduh. Pakis ini tumbuh subur di lingkungan yang lembap dan teduh serta menambah sentuhan hijau pada ruang dengan cahaya rendah.
Taksonomi
- Genus
- Asplenium
- Famili
- Aspleniaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Polypodiopsida (pakis)
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Eropa, Afrika Utara, Asia
- Persebaran
- Asli dari Eropa, Afrika Utara, dan sebagian Asia; dibudidayakan di taman dan dalam ruangan di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur laut, Menghadap timur, Menghadap barat laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 2–5 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 24 °C
- Optimal
- 15-22 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7-10
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah organik kaya nutrisi dengan drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Tingkatkan kelembapan dengan menyemprot daun secara teratur.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak akar.
Pakis ini lebih menyukai lingkungan yang teduh dan lembap serta tanah yang memiliki drainase baik. Membutuhkan penyiraman rutin untuk menjaga tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang. Hindari sinar matahari langsung yang dapat merusak daun halusnya. Perawatan cukup mudah namun memerlukan kelembapan dan kelembaban yang konsisten.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun halus berwarna hijau tua dengan bentuk melengkung yang anggun dan tampak seperti renda.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk diletakkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit, Getah atau lateks
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Asplenium adiantum-nigrum umumnya aman bagi orang yang memiliki alergi. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang terbawa udara yang biasanya menyebabkan reaksi alergi. Namun, beberapa individu mungkin sensitif terhadap getah tanaman atau kontak kulit, jadi sebaiknya tangani dengan hati-hati jika Anda memiliki kulit sensitif.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, sedangkan kelembapan yang terlalu rendah dapat menyebabkan tepi daun menguning. Cahaya rendah dapat memperlambat pertumbuhan, dan hama seperti kutu sisik atau kutu daun kadang-kadang muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan atau pakis taman untuk area yang teduh. Membantu memurnikan udara dalam ruangan dan menambah nilai estetika.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau menguning untuk mendorong pertumbuhan yang sehat. Repot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi akar. Sensitif terhadap sinar matahari langsung dan udara kering, jadi pertahankan kelembapan dengan penyemprotan atau nampan kelembapan.