Lidah Buaya
Aloe vera
Aloe vera
Tentang tanaman ini
Aloe adalah tanaman sukulen yang dikenal dengan daun tebal dan berdaging yang menyimpan air. Daunnya sering memiliki tepi berduri dan menghasilkan bunga kecil berbentuk tabung. Aloe vera, jenis yang paling umum, terkenal dengan gelnya yang menenangkan dan digunakan pada kulit. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan dan taman karena perawatannya yang mudah serta kegunaan medisnya.
Taksonomi
- Genus
- Aloe
- Famili
- Asphodelaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Semenanjung Arab, Afrika Timur Laut
- Persebaran
- Ditanam secara luas di seluruh dunia, asli dari Semenanjung Arab dan sebagian Afrika.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–21 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- campuran tanah berpasir yang mengalirkan air dengan baik atau media tanam kaktus
Penyiraman. Sirami secara menyeluruh tetapi jarang, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin saat pertumbuhan tanaman melambat.
Pemupukan. Berikan pupuk ringan pada tanaman aloe selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk seimbang yang diencerkan sekali sebulan. Hindari pemupukan saat musim dingin ketika tanaman sedang dorman.
Tanaman Aloe kuat dan mudah dirawat. Mereka menyukai cahaya terang dan tanah yang mengalirkan air dengan baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram hanya saat tanah sudah kering. Mereka membutuhkan perawatan minimal dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Anakan
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau tebal dan berdaging dengan tepi berduri; bunga berbentuk tabung berwarna kuning atau oranye pada tangkai bunga yang tinggi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Gel Aloe aman digunakan secara topikal, tetapi getah kuning (lateks) dapat beracun jika tertelan dalam jumlah besar. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari tertelan secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Tanaman Aloe umumnya memiliki risiko rendah menyebabkan alergi. Namun, beberapa orang mungkin mengalami iritasi kulit ringan atau kemerahan jika bersentuhan dengan getahnya. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan gel atau getah jika Anda memiliki kulit sensitif.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menguning. Cahaya yang kurang dapat membuat tanaman menjadi kurus dan panjang. Hama seperti kutu putih kadang-kadang muncul.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias, perawatan kulit, dan tujuan pengobatan, terutama gel dari daun Aloe vera.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau rusak untuk menjaga kesehatan tanaman. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi pertumbuhan. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.