Arum Palestina
Arum palaestinum
Palestinian Arum
Tentang tanaman ini
Arum palaestinum, yang dikenal sebagai Arum Palestina, adalah tanaman tahunan dengan daun berbentuk panah dan bunga berwarna ungu gelap hingga hitam yang khas. Tanaman ini dikenal karena penampilannya yang unik dan kadang digunakan dalam pengobatan tradisional. Tanaman ini tumbuh dari umbi dan memiliki penampilan mencolok di taman dengan naungan sebagian.
Taksonomi
- Genus
- Arum
- Famili
- Araceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Alismatales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Mediterania Timur
- Persebaran
- Asli dari wilayah Mediterania Timur, termasuk Palestina, Israel, Yordania, dan daerah sekitarnya. Ditanam di iklim serupa di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7-10
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman selama masa dormansi di akhir musim panas.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh (musim semi hingga awal musim panas). Hindari pemupukan saat masa dormansi.
Arum palaestinum adalah tanaman yang tahan banting dan lebih menyukai naungan sebagian serta tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mentolerir kondisi kering tetapi tumbuh terbaik dengan penyiraman sedang. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah busuk akar. Memerlukan pemupukan sesekali selama musim tumbuh dan pemangkasan minimal.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau berbentuk panah dan bunga spatha berwarna ungu gelap hingga hitam yang sangat menarik secara visual.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Getah tanaman dapat mengiritasi kulit dan membran mukosa. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari tertelan tidak sengaja yang dapat menyebabkan gangguan perut.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Arum palaestinum dapat menyebabkan iritasi kulit jika tersentuh karena getahnya. Orang yang sensitif terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan. Tanaman ini tidak menghasilkan banyak serbuk sari yang terbawa udara, sehingga kemungkinannya menyebabkan alergi serbuk sari lebih rendah.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar. Tanaman mungkin mengalami bercak daun jika terlalu basah atau sirkulasi udara buruk. Hama umumnya bukan masalah besar.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga dan daunnya yang unik. Memiliki beberapa penggunaan dalam pengobatan tradisional tetapi harus ditangani dengan hati-hati.
Catatan
Tangani dengan sarung tangan untuk menghindari iritasi kulit akibat getah. Ganti media tanam umbi setiap beberapa tahun untuk menyegarkan tanah. Hindari sinar matahari langsung yang terik karena dapat membakar daun.