Tanaman Zebra
Aphelandra squarrosa
Tentang tanaman ini
Aphelandra squarrosa, yang biasa dikenal sebagai Tanaman Zebra, dikagumi karena daun hijau gelapnya yang mencolok dengan urat putih cerah yang menyerupai garis zebra. Tanaman ini menghasilkan bunga kuning cerah berbentuk tandan yang menambah warna di dalam ruangan. Asalnya dari Brasil, tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun unik dan bunga yang cerah. Tanaman ini tumbuh subur di lingkungan hangat dan lembap dan sering dibudidayakan di dalam ruangan agar terlindung dari suhu dingin.
Taksonomi
- Genus
- Aphelandra
- Famili
- Acanthaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Lamiales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Brasil
- Persebaran
- Dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan, berasal dari hutan hujan tropis Brasil.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut, Menghadap barat laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–5 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 27 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.0
- Jenis media
- tanah pot yang mengalirkan air dengan baik dan mampu menahan kelembapan
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Tingkatkan kelembapan dengan penyemprotan rutin atau menggunakan nampan kelembapan.
Pemupukan. Berikan pupuk setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk larut air yang seimbang dan diencerkan setengah kekuatan. Hindari pemupukan di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Aphelandra squarrosa adalah tanaman yang cukup mudah dirawat jika diberikan cahaya terang tidak langsung dan menjaga tanahnya tetap lembap tetapi tidak basah. Tanaman ini menyukai kelembapan tinggi dan mendapat manfaat dari penyemprotan rutin. Hindari angin dingin dan perubahan suhu yang tiba-tiba. Tanaman dapat mengalami masalah jika terlalu banyak disiram atau dibiarkan dalam cahaya rendah terlalu lama.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau gelap yang mencolok dengan urat putih dan tandan bunga kuning cerah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Aphelandra squarrosa dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat getahnya. Orang yang memiliki alergi terhadap tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari kontak langsung dengan getah. Gejalanya dapat berupa kemerahan atau gatal. Menggunakan sarung tangan saat memangkas atau memindahkan tanaman dapat membantu mengurangi paparan.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning dan rontok akibat penyiraman berlebihan atau kelembapan rendah. Ujung daun juga bisa menjadi coklat jika udara terlalu kering. Tungau laba-laba dan kutu putih kadang-kadang dapat menyerang tanaman ini.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang menarik dan bunga yang cerah. Juga membantu meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
Catatan
Pangkas tandan bunga yang sudah layu untuk merangsang bunga baru. Ganti pot setiap 2 tahun pada musim semi untuk menyegarkan tanah. Sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak, jadi jauhkan dari jendela atau pintu yang sering dibuka saat musim dingin.