Anggrek Macan Tutul
Ansellia africana
Africana
Tentang tanaman ini
Ansellia africana, yang juga dikenal sebagai Anggrek Macan Tutul, adalah anggrek mencolok asli Afrika. Memiliki bunga unik dengan bintik-bintik menyerupai pola macan tutul dan kebiasaan tumbuh khas dengan daun panjang melengkung. Anggrek ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias dan dihargai karena kemampuannya menyaring udara.
Taksonomi
- Genus
- Ansellia
- Famili
- Orchidaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Afrika Barat, Afrika Tengah
- Persebaran
- Asli dari wilayah tropis dan subtropis Afrika, termasuk Afrika Barat dan Tengah; dibudidayakan di seluruh dunia sebagai anggrek hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-26 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 5.5-6.5
- Jenis media
- campuran kulit kayu anggrek dengan drainase baik
Penyiraman. Sirami secara menyeluruh saat media tanam terasa kering, tetapi hindari membiarkan tanaman berdiri dalam air. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk anggrek seimbang setiap 2-4 minggu selama musim pertumbuhan (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Ansellia africana adalah anggrek yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung dan sirkulasi udara yang baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi biarkan media tanam mengering di antara penyiraman. Tanaman ini mendapat manfaat dari pemupukan sesekali selama musim pertumbuhan.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Bunga dengan bintik khas, daun melengkung, dan kebiasaan tumbuh unik menjadikannya anggrek hias yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk diletakkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Ansellia africana dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sarinya. Orang yang alergi terhadap serbuk sari tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari menghirup serbuk sari selama masa berbunga.
Masalah umum
Masalah umum meliputi akar membusuk akibat penyiraman berlebihan, daun menguning karena cahaya kurang, dan kadang-kadang serangan hama seperti kutu sisik.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena bunga yang unik dan menarik serta kemampuannya menyaring udara.
Catatan
Anggrek ini mendapat manfaat jika dipasang pada kulit kayu atau ditanam dalam campuran media anggrek yang memiliki drainase baik. Repotting diperlukan setiap 2-3 tahun atau saat media tanam mulai rusak. Hindari angin dingin dan perubahan suhu mendadak.