Jahe Merah
Alpinia purpurata
Singapore Red
Tentang tanaman ini
Alpinia purpurata, yang dikenal sebagai Jahe Merah, adalah tanaman tropis mencolok yang dikenal dengan braktea bunga berbentuk kerucut berwarna merah cerah dan daun hijau lebat. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman hias di taman dan lanskap di iklim hangat. Tanaman ini menambah warna cerah dan nuansa tropis pada lingkungan manapun. Juga populer sebagai bunga potong dalam rangkaian bunga.
Taksonomi
- Genus
- Alpinia
- Famili
- Zingiberaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Zingiberales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Malaysia, Asia Tenggara
- Persebaran
- Asli dari Malaysia dan banyak dibudidayakan di wilayah tropis di seluruh dunia, termasuk Hawaii, Karibia, serta bagian Amerika Tengah dan Selatan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon, Dalam ruangan
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18–30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 5.5–6.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, tanah organik kaya
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram lebih sering selama periode panas dan kering, dan kurangi penyiraman di bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh dengan pupuk larut air yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan sehat dan bunga yang cerah.
Alpinia purpurata adalah tanaman tropis yang menyukai kondisi hangat dan lembap serta naungan sebagian. Tanaman ini membutuhkan penyiraman rutin namun tidak boleh dibiarkan tergenang air. Umumnya tahan banting, tetapi bisa terganggu jika terkena suhu dingin atau kekeringan. Pemupukan rutin selama musim tumbuh membantu tanaman berkembang dengan baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim gugur
Braktea bunga merah cerah, daun hijau besar mengkilap, bentuk rumpun tegak
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Alpinia purpurata dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sari dan getahnya. Orang yang rentan terhadap alergi tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari kontak langsung dengan getah untuk mengurangi iritasi kulit.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning akibat penyiraman berlebihan, tepi daun mengering karena udara kering atau kekurangan air, serta kadang-kadang serangan hama seperti tungau laba-laba atau kutu daun.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga dan daunnya yang mencolok. Juga digunakan dalam rangkaian bunga dan lanskap tropis.
Catatan
Pangkas batang bunga yang mati untuk merangsang pertumbuhan baru. Ganti pot setiap 2–3 tahun jika ditanam dalam wadah. Lindungi dari suhu di bawah 10°C (50°F).