Aloe rauhii
Aloe rauhii
Rauhii
Tentang tanaman ini
Aloe rauhii adalah sukulen kecil yang menarik dengan roset daun tebal dan berduri yang memiliki bintik putih dan tepi kemerahan. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias untuk pot dalam ruangan dan taman batu. Ketahanan terhadap kekeringan dan penampilan uniknya membuatnya menjadi favorit di kalangan penggemar sukulen.
Taksonomi
- Genus
- Aloe
- Famili
- Asphodelaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Asparagales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Madagaskar
- Persebaran
- Asli dari Madagaskar; dibudidayakan di seluruh dunia sebagai sukulen hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–21 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah berpasir yang memiliki drainase baik atau campuran tanah kaktus
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman saat musim dingin ketika tanaman dalam keadaan dorman.
Pemupukan. Berikan pupuk sukulen yang seimbang dan diencerkan secara ringan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas), sekitar sekali sebulan. Hindari pemupukan saat musim dingin ketika tanaman dalam keadaan dorman.
Aloe rauhii adalah sukulen yang tangguh dan tumbuh baik dengan perawatan minimal. Tanaman ini menyukai cahaya terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Perawatan yang dibutuhkan sedikit dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Anakan, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim dingin
Daun tebal dan berduri dengan bintik putih dan tepi kemerahan; bunga tabung berwarna oranye muncul di musim dingin.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Sedikit beracun jika tertelan; dapat menyebabkan gangguan perut. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Aloe rauhii dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang jika tersentuh, terutama bagi yang sensitif terhadap getah tanaman. Hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara, sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan alergi serbuk sari.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menguning. Cahaya yang kurang dapat membuat tanaman menjadi kurus dan kehilangan warna cerahnya. Hama seperti kutu putih kadang-kadang muncul tetapi umumnya mudah dikendalikan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai sukulen hias untuk dekorasi dalam dan luar ruangan. Pola daun yang unik menambah daya tarik visual pada koleksi tanaman.
Catatan
Pangkas daun yang mati untuk menjaga tanaman tetap rapi. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memeriksa akar. Lindungi dari embun beku dan suhu dingin yang berkepanjangan.