Aloe cameronii

Aloe cameronii

Cameronii

Tentang tanaman ini

Aloe cameronii adalah tanaman sukulen yang dikenal dengan daun berduri mencolok dengan tepi berwarna kemerahan. Tanaman ini membentuk roset dan menghasilkan bunga tinggi dengan bunga tabung berwarna oranye-merah. Tanaman ini populer karena nilai hiasnya dan ketahanannya terhadap kekeringan, menjadikannya pilihan bagus untuk taman dan pot dalam ruangan.

Taksonomi

Genus
Aloe
Famili
Asphodelaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Asparagales
Jenis tanaman
Sukulen
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Mozambik, Malawi, Tanzania
Persebaran
Asli dari sebagian wilayah Afrika selatan; banyak dibudidayakan di iklim hangat dan sebagai tanaman hias dalam ruangan di seluruh dunia.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
Frekuensi siram
Jarang
Interval siram
14–21 hari
Kelembapan
Rendah
Minimum
5 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
18–27 °C
Zona ketahanan USDA
9–11
pH media
6.0–7.5 (neutral to slightly acidic)
Jenis media
campuran tanah berpasir yang memiliki drainase baik atau media tanam kaktus

Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin saat tanaman dorman untuk mencegah akar membusuk.

Pemupukan. Berikan pupuk ringan pada Aloe cameronii selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk seimbang yang diencerkan setiap 4 hingga 6 minggu. Hindari pemupukan pada musim dingin saat tanaman dorman.

Aloe cameronii adalah sukulen yang tangguh dan tumbuh baik dengan perawatan minimal. Tanaman ini menyukai sinar matahari terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram secukupnya. Memerlukan perawatan sedikit dan cocok untuk pemula.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Anakan
Tingkat perawatan
Mudah

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim dingin–musim semi

Daun berduri dan berdaging dengan tepi kemerahan; tangkai bunga tinggi dengan bunga tabung berwarna oranye-merah cerah.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Sedikit beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Sedikit beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Getahnya dapat mengiritasi kulit dan mata. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari tertelan, yang dapat menyebabkan gangguan perut ringan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Rendah

Aloe cameronii dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau reaksi alergi pada individu yang sensitif karena getahnya. Orang yang alergi lateks harus berhati-hati. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah dan gunakan sarung tangan saat menangani tanaman ini.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menguning. Cahaya yang kurang dapat membuat tanaman menjadi kurus dan kehilangan warna cerahnya. Hama seperti kutu putih kadang-kadang dapat muncul.

Kegunaan

Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena daun dan bunganya yang menarik. Juga bernilai untuk lanskap tahan kekeringan dan berkebun dalam wadah.

Catatan

Pangkas tangkai bunga setelah berbunga untuk merangsang pertumbuhan baru. Ganti pot setiap 2–3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang. Lindungi dari embun beku dan suhu dingin yang berkepanjangan.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store