Aloe Vera

Aloe barbadensis Miller

Barbadensis Miller

Tentang tanaman ini

Aloe Vera adalah tanaman sukulen yang dikenal dengan daun tebal dan berdaging yang berisi gel menenangkan yang sering digunakan untuk perawatan kulit dan luka bakar ringan. Daunnya memiliki tepi berduri dan tumbuh membentuk roset. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan dan untuk kegunaan pengobatan.

Taksonomi

Genus
Aloe
Famili
Asphodelaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Asparagales
Jenis tanaman
Sukulen
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Semenanjung Arab
Persebaran
Ditanam secara luas di seluruh dunia, berasal dari Semenanjung Arab tetapi kini dibudidayakan di banyak wilayah hangat secara global.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
Frekuensi siram
Jarang
Interval siram
10–21 hari
Kelembapan
Rendah
Minimum
5 °C
Maksimum
40 °C
Optimal
20-30 °C
Zona ketahanan USDA
9-11
pH media
6.0-8.0 (slightly acidic to alkaline)
Jenis media
tanah berpasir dengan drainase baik atau campuran pot kaktus

Penyiraman. Sirami secara mendalam tetapi jarang, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin saat tanaman dorman.

Pemupukan. Berikan pupuk ringan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk seimbang yang diencerkan sekali sebulan. Hindari pemupukan di musim dingin saat tanaman dorman.

Aloe Vera adalah tanaman sukulen yang tangguh dan mudah dirawat. Tanaman ini tumbuh baik dengan perawatan minimal. Aloe Vera menyukai cahaya terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Umumnya membutuhkan sedikit pemupukan dan cocok untuk pemula.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Anakan, Stek
Tingkat perawatan
Mudah

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi

Daun hijau tebal dan berdaging dengan tepi bergerigi; bunga tabung kuning yang tumbuh dalam tandan tinggi pada musim semi.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Sedikit beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Sedikit beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Gel Aloe Vera umumnya aman untuk penggunaan topikal, tetapi getah kuning (lateks) di dalam daun dapat beracun jika tertelan dan dapat menyebabkan gangguan perut. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak yang mungkin mengunyah daun.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Rendah

Aloe barbadensis Miller (umumnya dikenal sebagai Aloe Vera) dapat menyebabkan iritasi kulit atau reaksi alergi pada beberapa orang, terutama jika mereka memiliki kulit sensitif atau alergi terhadap tanaman dari keluarga lily. Pemicu utama adalah getah atau gel di dalam daun. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah jika Anda memiliki kulit sensitif, dan cuci tangan setelah menangani tanaman.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menguning. Cahaya yang kurang dapat membuat tanaman menjadi kurus dan pucat. Hama seperti kutu putih atau kutu daun kadang-kadang dapat muncul.

Kegunaan

Sering dibudidayakan sebagai tanaman hias dan tanaman obat. Gel di dalam daun digunakan untuk menenangkan iritasi kulit, luka bakar ringan, dan melembapkan kulit. Juga populer sebagai tanaman hias dekoratif dalam ruangan.

Catatan

Pangkas daun yang tua atau rusak dekat pangkal untuk menjaga kesehatan tanaman. Repotting setiap 2-3 tahun dengan tanah baru yang memiliki drainase baik. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store