Lidah Buaya Renda

Aloe aristata

Aristata

Tentang tanaman ini

Aloe aristata, yang dikenal sebagai Lidah Buaya Renda, adalah sukulen kecil dengan daun tebal dan runcing yang bertepi gigi putih kecil dan bintik putih lembut. Tanaman ini membentuk roset dan menghasilkan bunga tabung kecil berwarna oranye. Tanaman ini populer karena daun yang menarik dan perawatan yang mudah, sering ditanam di dalam ruangan atau taman batu.

Taksonomi

Genus
Aloe
Famili
Asphodelaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Asparagales
Jenis tanaman
Sukulen
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Afrika Selatan, Lesotho
Persebaran
Asli dari Afrika Selatan dan Lesotho; dibudidayakan luas di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan dan di taman.

Perawatan

Preferensi cahaya
Cahaya terang tidak langsung
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
Frekuensi siram
Jarang
Interval siram
10–21 hari
Kelembapan
Rendah
Minimum
5 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
15–25 °C
Zona ketahanan USDA
9–11
pH media
6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
Jenis media
campuran tanah kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik

Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman saat musim dingin ketika tanaman dorman.

Pemupukan. Berikan pupuk ringan dengan pupuk seimbang yang diencerkan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas), sekitar sekali sebulan. Hindari pemupukan saat musim dingin ketika tanaman beristirahat.

Aloe aristata adalah sukulen yang tangguh dan tumbuh baik dengan perawatan minimal. Tanaman ini menyukai cahaya terang tetapi dapat mentolerir sedikit naungan. Masalah utama adalah penyiraman berlebihan, jadi biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Memerlukan perawatan sedikit dan cocok untuk pemula.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Anakan, Stek, Biji
Tingkat perawatan
Mudah

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi–musim panas

Roset daun berdaging dan berduri yang menarik dengan bintik dan tepi putih; bunga tabung oranye pada tangkai tinggi.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Umumnya aman di sekitar hewan peliharaan dan anak-anak, tetapi menelan dalam jumlah banyak dapat menyebabkan gangguan perut ringan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Tidak ada

Aloe aristata dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang jika tersentuh, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang terbawa udara, sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan gejala alergi seperti bersin atau hidung meler. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani tanaman.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menguning. Cahaya yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan memanjang dan kurus. Kadang-kadang hama seperti kutu putih dapat muncul.

Kegunaan

Ditanam terutama sebagai tanaman hias karena daun dan bunganya yang menarik. Juga digunakan di taman batu dan sebagai tanaman hias dalam ruangan yang mudah dirawat.

Catatan

Pangkas daun yang mati untuk menjaga tanaman tetap rapi. Ganti pot setiap 2–3 tahun atau saat akar sudah memenuhi pot. Lindungi dari embun beku karena tanaman ini tidak tahan dingin.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store