Alocasia
Alocasia sp.
Sp.
Tentang tanaman ini
Alocasia adalah kelompok tanaman tropis yang dikenal dengan daun besar dan mencolok yang sering memiliki bentuk dan pola unik. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang dramatis. Tanaman ini menambah nuansa tropis pada rumah dan kantor.
Taksonomi
- Genus
- Alocasia
- Famili
- Araceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Alismatales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tropis, Australia Timur
- Persebaran
- Asli dari Asia tropis dan subtropis serta Australia Timur, banyak dibudidayakan sebagai tanaman dalam ruangan di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang mengalirkan air dengan baik dan kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk. Tingkatkan frekuensi penyiraman pada bulan yang lebih hangat dan kurangi pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang setiap 4-6 minggu selama musim semi dan musim panas. Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Tanaman Alocasia menyukai cahaya terang tidak langsung dan kelembapan tinggi. Mereka membutuhkan penyiraman rutin tetapi tanah tidak boleh terlalu basah. Mereka sensitif terhadap suhu dingin dan angin sejuk, jadi letakkan di tempat yang hangat. Pemupukan sesekali selama musim tumbuh membantu tanaman berkembang dengan baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun besar berbentuk kepala panah atau hati dengan tulang daun yang menonjol; warna dan tekstur daun yang mencolok.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tanaman Alocasia beracun jika tertelan dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mulut. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Tanaman Alocasia dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang karena getahnya. Hindari menyentuh getah dan cuci tangan jika terkena. Orang dengan kulit sensitif sebaiknya menangani dengan hati-hati.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning akibat penyiraman berlebihan, tepi daun coklat karena kelembapan rendah, serta hama seperti tungau laba-laba atau kutu daun.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang menarik dan kemampuan menyaring udara.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau menguning untuk merangsang pertumbuhan baru. Ganti pot setiap 1-2 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi pertumbuhan. Sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak.