Alocasia Beludru Hijau
Alocasia micholitziana
Tentang tanaman ini
Alocasia micholitziana, yang biasa disebut Alocasia Beludru Hijau, dikenal dengan daun hijau tua yang mencolok dengan urat perak dan tekstur beludru. Ini adalah tanaman tropis yang menjadi tanaman hias dalam ruangan yang menarik karena daun yang dramatis. Asalnya dari Filipina dan populer di kalangan penggemar tanaman untuk menambah nuansa eksotis dan rimbun di dalam ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Alocasia
- Famili
- Araceae
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Filipina
- Persebaran
- Dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut, Menghadap barat laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-26 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembab merata tetapi tidak basah. Siram saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan setiap bulan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin.
Tanaman ini lebih menyukai cahaya terang tidak langsung dan kelembapan tinggi agar tumbuh dengan baik. Tanaman ini bisa sensitif terhadap penyiraman berlebihan dan angin dingin, yang dapat menyebabkan daun menguning atau rontok. Penyiraman teratur dan menjaga kelembapan akan membuatnya tetap sehat, namun tanaman ini tidak mudah dirawat bagi pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun besar berwarna hijau tua dengan tekstur beludru dan urat putih keperakan yang menonjol
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Beracun
Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak; jika tertelan dapat menyebabkan iritasi dan ketidaknyamanan.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk; kelembapan rendah dapat menyebabkan tepi daun menjadi coklat; hama seperti tungau laba-laba dan kutu daun kadang-kadang muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang menarik
Catatan
Pangkas daun yang mati atau rusak untuk merangsang pertumbuhan baru. Ganti pot setiap 1-2 tahun untuk menyegarkan tanah dan mengakomodasi pertumbuhan. Sensitif terhadap suhu dingin di bawah 15°C dan perubahan suhu mendadak.