Bawang Hamil

Albuca bracteata

Albuca bracteata

Tentang tanaman ini

Albuca bracteata, yang biasa disebut Bawang Hamil, adalah tanaman sukulen yang dikenal dengan pangkal umbinya yang besar dan daun panjang yang keriting yang sering menghasilkan umbi kecil di ujungnya, menyerupai bawang kecil. Tanaman ini menghasilkan bunga harum berwarna kuning kehijauan pada tangkai yang tinggi. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan karena penampilannya yang unik dan perawatan yang mudah.

Taksonomi

Genus
Albuca
Famili
Asparagaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo Asparagales
Jenis tanaman
Sukulen
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Afrika Selatan
Persebaran
Asli dari Afrika Selatan; dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
7–14 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
5 °C
Maksimum
30 °C
Optimal
15-25 °C
Zona ketahanan USDA
9-11
pH media
6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
Jenis media
tanah berpasir dengan drainase baik atau campuran tanah kaktus

Penyiraman. Siram secukupnya selama musim pertumbuhan, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman secara signifikan saat musim dingin ketika tanaman dalam keadaan dorman.

Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang diencerkan setiap 4-6 minggu selama musim pertumbuhan aktif di musim semi dan musim panas. Hindari pemupukan saat dormansi di musim dingin.

Albuca bracteata adalah sukulen yang cukup tangguh yang menyukai cahaya terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mengalami busuk akar jika terlalu banyak disiram dan daun dapat rontok jika diletakkan di tempat yang terlalu dingin atau cahaya rendah. Penyiraman teratur selama masa pertumbuhan dan dikurangi saat dormansi menjaga tanaman tetap sehat.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Anakan, Biji, Stek
Tingkat perawatan
Sedang

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim semi

Pangkal umbi besar, daun keriting dengan umbi kecil, bunga harum berwarna kuning kehijauan pada tangkai tinggi.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan tetapi hindari konsumsi dalam jumlah besar. Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Tidak ada

Albuca bracteata dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif karena getahnya. Orang yang alergi terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang biasanya menyebabkan alergi.

Masalah umum

Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar; cahaya yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan lemah; suhu dingin dapat merusak daun.

Kegunaan

Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan untuk daun dan bunganya yang unik.

Catatan

Pangkas daun yang mati untuk menjaga tanaman tetap rapi. Repot setiap 2-3 tahun pada musim semi untuk menyegarkan tanah dan memungkinkan pertumbuhan. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store