Kaktus Segitiga
Acanthocereus tetragonus
Acanthocereus tetragonus
Tentang tanaman ini
Acanthocereus tetragonus, yang biasa disebut Kaktus Segitiga, adalah kaktus kolumnar tinggi dengan batang segitiga yang bertepi duri. Bisa tumbuh beberapa meter tinggi dan sering digunakan sebagai tanaman hias atau pagar alami. Menghasilkan bunga putih yang mekar di malam hari dan kadang buah kecil yang dapat dimakan. Kaktus ini populer karena bentuknya yang unik dan perawatan yang mudah.
Taksonomi
- Genus
- Acanthocereus
- Famili
- Cactaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Kaktus
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Tengah, Karibia
- Persebaran
- Asli dari Amerika Tengah dan Karibia; banyak dibudidayakan di wilayah hangat di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–21 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 18-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Pemupukan. Beri pupuk kaktus seimbang sekali sebulan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan di musim dingin saat tanaman beristirahat.
Acanthocereus tetragonus adalah kaktus yang tangguh dan tumbuh baik di kondisi cerah dan kering. Membutuhkan penyiraman minimal dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Perawatannya sedikit dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Batang segitiga khas dengan duri, bunga putih yang mekar di malam hari, dan kadang buah yang dapat dimakan.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya tidak beracun tetapi durinya dapat menyebabkan cedera. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari cedera.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Acanthocereus tetragonus dapat menyebabkan iritasi kulit ringan jika tersentuh karena durinya. Orang yang sensitif terhadap duri kaktus harus menangani dengan hati-hati. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang signifikan di udara, sehingga risiko alergi dari serbuk sari rendah.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan pertumbuhan lemah dan memanjang. Hama jarang terjadi tetapi waspadai kutu putih atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias untuk taman dan dekorasi dalam ruangan. Kadang ditanam sebagai pagar alami karena batangnya yang berduri.
Catatan
Tangani dengan hati-hati karena duri yang tajam. Repot setiap 2-3 tahun atau saat akar sudah padat. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.